Trending

Kunjungi Facebook Saya

6/03/2007

Sosialisasi Pemekaran Nias (Nias Utara, Nias Barat dan Kota Gunungsitoli)

Ya'ahowu - Dalam rangka memperjuangkan pemekaran  Nias (Nias Utara, Nias Barat dan Kota Gunung Sitoli), Panitia/Tim Fasilitasi Pemekaran Nias mengadakan malam pagelaran budaya yang bertujuan untuk sosialisasi pembentukan Kabupaten baru di Kepulauan Nias, baik kepada masyarakat Nias dan juga diluar masyarakat Nias yang diadakan pada hari sabtu, 2 Juni 2007 di Hotel Katika Chandra - Jakarta.

Faahakhododo Maruhawa sebagai Ketua Panitia Sosialisasi Pemekaran Nias / Malam Pesona Budaya Nias yang juga sebagai Tim Fasilitasi Pemekaran Nias, mengajak kepada seluruh masyarakat Nias khususnya untuk mendukung Pembentukan Kabupaten baru yang akan di mekarkan, karna melalui Daerah Otonomi Baru tersebut memberikan peluang untuk memajukan daerah, misalnya para putra daerah Nias bisa terlibat langsung untuk membangun daerah termasuk terbukanya kesempatan bagi pemuda-pemudi Nias menjadi PNS dan dapat membuka lapangan kerja yang baru.

Adapun acara Pagelaran Budaya Nias yang diadakan di Jakarta ini untuk memberikan semangat baru bagielang) , Maena Maru, Fagaele dan acara Penyambutan Tamu khas Nias.
masyarakat perantauan untuk tetap menggali, melestarikan Budaya yang sudah menjadi warisan para leluhur masyarakat Kepulauan Nias. Budaya yang ditampilkan berupa atraksi: Tari Perang, Lompat Batu, Tari Moyo (

Beberapa tokoh yang hadir diantaranya Gubernur DKI Jakarta (Fauzi Bowo), Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (Lukman Edi), yang mewakili Menteri Pariwisata dan Kebudayaan, tokoh - tokoh masyarakat Nias: Firman Jaya Daeli, Yasonna H Laoly, Faano Daeli, unsur Pemda Nias, dll.

Perjuangan Pemekaran Nias (Nias Utara dan Nias Barat) sebenarnya sudah di mulai pada tahun 2004 ketika DPR dalam sidang paripurna menyetui dan mengusulkan kepada Presiden untuk ditindak lanjuti sekaligus mengeluarkan Amanat Presiden (Ampres) supaya ditindak lanjuti dan di proses menjadi Daerah Otonomi Baru. Proses pembentukan daerah Otonomi tersebut mengalami kevakuman dikarenakan terjadinya: Bencana Alam (Tsunami 26 Des 2004 dan Gempa 28 Maret 2005), wafatnya Gubernur Sumatera Utara Bapak Tengku  Rizal Nurdin, dan Pilkada Nias tahun 2006.

Kemudian bulan Februari 2007, digulirkan kembali Perjuangan Pemekaran Nias dengan memperbaharui berkas dan termasuk pengajuan Pemekaran Kota Gunungsitoli kepada Komisi II DPR RI, sehingga perjuangan Pemekaran tersebut meliputi Nias Utara, Nias Barat dan Kota Gunungsitoli. Untuk memudahkan mobolitas dari Panitia setiap daerah dimaksud maka dibentuklah Tim Fasilitasi Pemekaran Nias yang terdiri dari kurang lebih 20 orang yang mewakili ketiga calon Daerah Otonomi Baru (DOB).



No comments:

Post a Comment

Ya'ahowu..!!!
Ta'osara'ö Dödöda Ba Wangehaogö Mbanuada
Kalau Bukan Kita Siapa Lagi ??? Kalau Bukan Sekarang Kapan Lagi ???
Datafili Fa’ahakhödödö Maruhawa Numero 6 Moroi ba Partai Gerindra

About

Popular Posts

Distributed By My Blogger Themes | Designed By Seo Blogger Templates